Jumat, 02 September 2016

Sejarah Perang Dunia II

Reich III Jerman :  " Awal Mula "


     Tanah Jerman pasca tahun 1920  terpecah belah dalam berbagai Negara. Sebagian besar wilayahnya terpecah menjadi dua bagian utama, Republik Weimar di sebelah Utara dan Republik Austria di sebelah selatan. Sementara tanah jerman di sebelah barat, antara lain Provinsi Rhein, Alsace dan Loraine diduduki dan dikuasai oleh Negara Perancis. Wilayah bagian Timur Jerman, sebagian di kuasai oleh Lithuania dan sebagian lagi di jajah oleh Polandia. Di sebelah tenggara, beberapa wilayah Jerman juga dikuasai oleh Chekoslovakia. Wilayah Jerman yang besar ini, dengan serakah telah dipecah belah dan dibagi bagikan kepada negara negara tetangga jerman oleh para penguasa Eropa saat itu, Inggris dan Perancis

Republik Weimar di diwilayah Jerman Utara   pada dekade  1920-an adalah sebuah negara miskin yang bangkrut. Ekonomi negara drop kelevel mengkhawatirkan, lapangan Pekerjaan sulit,  tingkat pengangguran tinggi.  Kekacauan ekonomi dibarengi oleh kekacauan sosial dan Politik,     kejahatan dan kriminalitas meningkat.

Tingkat  Inflasi mata uang Mark  mencapai titik nadir.   Untuk menggambarkan tingkat keparahan inflasi  ini ada sebuah cerita tentang nenek nenek yang mendorong Gerobak kayu di penuhi sekarung uang Mark. Ketika si nenek lengah, gerobaknya di curi orang, tetapi  sekarung uang didalam gerobak di tinggalkan begitu saja oleh si pencuri dipinggir jalan, akibat sangat rendahnya nilai tukar mata uang Mark tersebut.
 
Dalam kondisi yang sangat carut maut tersebut, ada beberapa pihak yang mengambil keuntungan di atas penderitaan rakyat  ; Kapitalis Yahudi dan Bolshevik Komunis. Kapitalis Kapitalis Yahudi  menindas rakyat dengan harga harga kebutuhan tidak terjangkau, bunga pinjaman yang mencekik leher. Rakyat yang sudah sekarat, diperas habis habisan, tinggal menuju ajalnya saja. Sementara Kaum Komunis pun memanfaatkan situasi yang ada, menyebarkan ideologi komunis mereka ditengah tengah rakyat yang miskin dan kacau balau. Dalam sebuah masyarakat yang bangkrut dan kacau balau, dimana kemiskinan dan kelaparan menjadi pemandangan  sehari hari, disanalah bibit Bolshevisme Komunisme Tumbuh Subur. Dengan Slogan sama rata, sama rasa, dan harta kolektif, jutaan rakyat Jerman tertarik untuk bergabung dengan pihak Komunis. Orang orang Komunis dan partai Komunis tumbuh besar.

Sementara dalam hubungan antar sesama negara Eropah lainnya, Republik Weimar   tidak mempunyai kehormatan dan harga diri yang pantas. Mereka adalah si sakit di Eropa.  Wilayah mereka yang tersisa hanyalah tanah  Jerman bagian utara    yang tidak terlalu subur dan miskin sumber daya alam, plus kewajiban untuk memberi makan sekitar 80 juta rakyat Jerman yang miskin dan kelaparan.

Dalam situasi  carut marut  tersebut  muncul seorang Tokoh  Visioner Jerman di Republik Weimar.  Adolf Hitler, seorang Politisi kecil dari sebuah partai pinggiran, Partai Nspad yang tidak terlalu mencolok. Dia adalah seorang Warga Austria ( Jerman Selatan) yang pernah berdinas di kemiliteran Prusia ( Jerman Utara) sewaktu PD 1 meletus di Eropa. Setelah dinas kemiliterannya di Prusia berakhir, Adolf Hitler memutuskan untuk tidak kembali kekampung halamannya  dan lebih memilih untuk bergabung dengan Partai Nspad, sebuah partai Sosialis Pekerja Jerman di Republik Weimar ( Jerman Utara). 

Hitler dalam program Partainya, mengambil isu melawan Yahudi dan Bolshevis-Komunis dan mendirikan kembali  Reich Jerman Bersatu yang kuat dan bermartabat  sebagai cita cita politiknya.  Isu isu yang diangkat  Adolf Hitler ini walau sederhana, ternyata menarik perhatian banyak kalangan. Baik oleh Tokoh tokoh  maupun oleh rakyat jelata Jerman. Baik bagi warga jerman yang berada di Republik Weimar maupun warga Jerman yang tersebar di negara negara lain.  Dengan cepat Partai Nspad berkembang pesat  menjadi partai terkuat di Republik Weimar.

  Setelah Adolf Hitler di lantik menjadi Pemimpin Pastai Nspad, beliau  merubah nama partai itu menjadi NAZI. Sebuah partai Sosialis- Nasionalis bangsa Jerman.  Berkat kepribadian Hitler yang menarik dan kemampuan Orasinya yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia, Partai Nazi berkembang sangat pesat menjadi ancaman sangat serius bagi orang orang Komunis .

Berkampanye dinegara yang kacau dan anarkis seperti  Republik Weimar  masa itu bukanlah merupakan  hal yang mudah.  Pihak pihak lawan akan berbuat apa saja untuk mengacau semua kampanye kampanye Politik dari partai lainnya. Para pengacau dan tukang pukul selalu hadir untuk membubarkan secara paksa para massa Nazi yang menghadiri Orasi orasi Politik Hitler. Untuk mengatasi masalah ini, Hitler membentuk sayap keamanan Partai Nazi, semacam Bodygard pengawal Partai.  Sayap keamanan Partai ini dinamakan Organisasi SA, satpam partai berseragam Kuning kecoklatan. Diketuai oleh salah seorang sahabat Hitler, seorang mantan Perwira Militer Prussia, Ernest Rohm. 

Dari tahun ketahun Partai Nazi Pimpinan Hitler semakin besar beriring dengan  Organisasi SA, satpam Partai itu juga tumbuh semakin besar, mempunyai sekitar 2 juta personel. Kemudian sayap keamanan barupun berdiri, Organisasi SS untuk semakin memperteguh kedudukan Partai Nazi di tengah pergolakan politik yang panas. SA dan SS yang awalnya diharapkan bahu membahu untuk memperkuat Partai, diam diam mulai bersaing untuk menjadi Organisasi Sayap Utama Partai, Kelak dimasa masa mendatang SS menjadi Organisasi utama sebagai  Organisasi Sayap keamanan Nazi menyingkirkan SA.  

Untuk memenangkan hati rakyat Jerman, Adolf Hitler bersama Parai Nazinya melontarkan Program Rekonstruksi Jerman, pembangunan kembali Jerman. 

Di antara Programnya :

1. Mendirikan kembali Negara Jerman Bersatu ( Reich Jerman ), dengan mempersatuakn Republik Weimar (Jerman Utara) dan Republik Austria ( jerman selatan) dan mengambil alih kembali tanah tanah jerman yang lain yang dikuasai oleh bangsa bangsa lain disekitar Jerman.

2. Mengeliminasi pengaruh Yahudi  diidentifikasi sebagai pihak yang menguras dan memiskinkan rakyat Jerman, baik rakyat jerman yang ada  diRepublik Weimar maupun rakyat jerman yang ada diluar Republik Weimar.

3. Membubarkan dan mengalahkan orang orang Komunis, yang dituduh akan menyerahkan Jerman ketangan Soviet Rusia ( Kepala Komunis Internasional) dan memperbudak rakyat Jerman.

4. Membangun kembali Ekonomi Jerman yang bangkrut. 

5. Penyatuan kembali Jerman ( pembentukan Reich Ke 3 ) , dengan menggabungkan kembali Jerman Utara ( bekas kerajaan Prussia) dan Jerman selatan ( Bekas kerajaan Austria ), mengambil alih  kembali provinsi provinsi Jerman yang di jajah oleh Perancis, Polandia dan Chekoslovakia. 


To be Continued . . .